Payakumbuh – Sebanyak 49 warga Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Payakumbuh menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial melalui Sentra Abiseka Pekanbaru.
Bantuan ini diberikan sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial serta mendorong kemandirian ekonomi bagi kelompok masyarakat rentan di wilayah tersebut.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut di Kantor Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Senin (19/10/2026).
Ia menegaskan bahwa program ini menyasar kelompok yang paling membutuhkan, seperti penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan NAPZA, kelompok rentan, hingga anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).
“Bantuan ATENSI ini sangat penting bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Elzadaswarman.
Penerima manfaat mendapatkan bantuan yang disesuaikan dengan asesmen kebutuhan, mulai dari paket kewirausahaan, pemenuhan hidup layak, alat bantu fisik, kaki palsu, hingga sarana kelengkapan kamar.
Elzadaswarman menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial dan Sentra Abiseka Pekanbaru yang telah membantu menopang keterbatasan anggaran daerah dalam menangani persoalan sosial.
Ia mengakui bahwa jumlah warga PPKS yang membutuhkan bantuan masih jauh lebih besar daripada kemampuan ruang fiskal Pemerintah Kota Payakumbuh saat ini.
Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, pemerintah daerah terus mengoptimalkan berbagai jaring pengaman sosial, baik melalui alokasi mandiri maupun pendampingan program pusat seperti PKH dan BPNT.
Elzadaswarman berharap intervensi ini tidak sekadar menjadi bantuan sementara, tetapi mampu menjadi daya ungkit yang mengeluarkan warga dari jerat kemiskinan.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang berkecukupan serta para ASN untuk aktif menyalurkan zakat demi memperluas jangkauan pelayanan sosial bagi warga yang membutuhkan.
“Kita yang mampu mari membantu yang miskin. Semoga dengan partisipasi aktif kita semua, semakin banyak warga kurang mampu yang terlayani,” pungkasnya.










