Padang – Tren pengiriman rendang ke mancanegara melalui JNE Cabang Utama Padang mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2026.
Lonjakan pengiriman ini menjadi bukti bahwa kuliner khas Sumatera Barat tersebut semakin mendunia sekaligus menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan internasional JNE.
Kepala Cabang Utama JNE Padang, Ahmad Junaidi, mengungkapkan bahwa sektor pengiriman makanan saat ini menjadi penopang utama pertumbuhan bisnis perusahaan.
“Kiriman makanan selama ini masih mendominasi di JNE Padang. Ini bisa dilihat dari kiriman ritel periode Januari-Agustus yang terus tumbuh dan ditopang paket makanan,” ujar Junaidi, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari konsistensi pelayanan serta kolaborasi aktif dengan pelaku UMKM dan toko oleh-oleh lokal.
Junaidi menjelaskan bahwa layanan pengiriman internasional (INTL) mencatatkan kinerja menjanjikan dengan Malaysia dan Singapura sebagai destinasi favorit.
“Secara jumlah total kiriman service INTL tumbuh belasan persen dibanding tahun lalu,” tambahnya.
Selain memperkuat pasar luar negeri, JNE Padang juga melakukan efisiensi operasional dengan membuka rute jalur darat ke Bengkulu, Palembang, Jambi, dan Lampung sejak April lalu.
Langkah ini diambil untuk menekan biaya pengiriman yang sebelumnya harus melalui transit udara di Jakarta, sehingga perusahaan dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif kepada pelanggan.
Menjelang akhir tahun, JNE Padang turut membidik potensi dari promo toko daring, proyek pengiriman instansi pemerintah, serta mempererat kerja sama dengan kalangan mahasiswa di berbagai universitas.
Meski sempat menghadapi tantangan bencana banjir bandang di Sumatera Barat, Junaidi menyatakan pihaknya tetap optimistis dapat mencapai target maksimal di penghujung tahun 2026.
Optimisme tersebut didukung oleh kontribusi kinerja kantor cabang pembantu di wilayah zona B dan C serta seluruh mitra agen yang terus bekerja keras.











