Padang – Tim gabungan berhasil menemukan Abrar (62) dalam kondisi selamat setelah sempat dilaporkan hilang selama lebih dari 24 jam.
Korban ditemukan di sebuah pondok di kawasan hulu sungai dekat Waduk Universitas Andalas (Unand) pada Selasa (29/9/2026) sore.
Pria tersebut sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (28/9/2026) siang, tak lama setelah menghadiri acara wisuda di Politeknik Negeri Padang (PNP).
Anggota MPU Mapala PNP, Fahmi, menjelaskan bahwa jejak terakhir Abrar terpantau di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) sekitar pukul 13.00 WIB pada hari Senin.
“Keluarga sempat melakukan pencarian pada Senin malam, namun terkendala minimnya pencahayaan. Keluarga juga meminta bantuan satpam PNP untuk mengecek data CCTV kampus,” ujar Fahmi.
Proses pencarian kemudian melibatkan tim gabungan dari MPU Mapala PNP, mahasiswa Teknik Sipil, serta pihak keluarga setelah informasi hilangnya korban tersebar luas di media sosial.
Anggota MPU Mapala PNP, Fabeb, menyebutkan tim bergerak melakukan penyisiran pada Selasa pukul 15.00 WIB setelah menerima laporan dari pihak keluarga.
Strategi pencarian disusun berdasarkan keterangan satpam UNAND yang sempat melihat korban berjalan ke arah bendungan.
Keterangan tersebut diperkuat oleh pengakuan seorang pengrajin batu di hulu sungai yang melihat pria berbaju batik serupa dengan yang dikenakan korban.
Dalam operasi tersebut, tim membagi jalur penyisiran menjadi tiga bagian serta mengerahkan drone untuk memantau kondisi dari udara.
Upaya itu membuahkan hasil ketika keluarga korban menemukan Abrar sedang duduk di sebuah pondok di sekitar area sungai.
“Posisi korban sedang duduk di pondok, dan keluarga korban yang pertama kali melihatnya,” tutur Fabeb.
Meski ditemukan dengan kondisi mengalami goresan ringan di kaki, Abrar dipastikan dalam keadaan selamat.
Korban segera mendapatkan penanganan berupa asupan makanan dan minuman sebelum akhirnya kembali bersama keluarganya.
Fahmi menekankan pentingnya kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial dalam mempercepat proses pencarian orang hilang agar masyarakat sekitar dapat segera mengenali ciri-ciri korban.










