Padang Panjang – Kecelakaan beruntun tragis merenggut lima nyawa di Pendakian Panyalaian, Tanah Datar, Senin (26/1/2026) pagi. Insiden yang melibatkan truk kargo ini juga mengakibatkan tiga orang terluka dan tiga warung rusak sekitar pukul 08.45 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, Finot, menjelaskan bahwa truk kargo terguling saat melintasi jalur pendakian. "Benar telah terjadi kecelakaan beruntun di Pendakian Panyalaian," kata Finot. Akibatnya, badan jalan tertutup dan memicu tabrakan beruntun.
Data awal menunjukkan kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor, satu kendaraan roda enam, dan satu kendaraan roda delapan belas. Arus lalu lintas di lokasi sempat terganggu akibat posisi truk yang melintang. Petugas masih melakukan evakuasi korban.
Rumah Sakit Yarsi mencatat dua korban meninggal dunia, yaitu Alfizan (51), warga Nagari Panyalaian, dan Yan Rahmat Alfajri (33), warga Bukit Apit Puhun, Bukittinggi. Tiga korban luka-luka yang dirawat di RS Yarsi adalah Gustiawan (40), Zulfia (40), dan Elvi Febrianti (43).
Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah Padang Panjang mencatat tiga korban meninggal dunia lainnya, yaitu Jefrizal (37), warga Jorong Pasa Rabaa, Dian Febri (35), warga Jorong Pincuran Tinggi, dan Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho (38), warga Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Finot menambahkan, polisi masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Evakuasi kendaraan dan pengaturan lalu lintas terus dilakukan untuk mencegah kemacetan. "Petugas terus bekerja di lapangan untuk memastikan evakuasi berjalan lancar dan arus lalu lintas kembali normal," ujar Finot.
Polisi mengimbau pengguna jalan yang melintasi jalur Padang Panjang-Tanah Datar untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan pendakian dan tikungan tajam.











