Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, perintahkan pembentukan Satuan Tugas (satgas) Pariwisata untuk tingkatkan kualitas layanan wisata.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masukan dari Asosiasi perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumatera Barat.

ASITA menyoroti pentingnya mitigasi “bencana pariwisata,” yaitu pengalaman negatif wisatawan akibat pelayanan buruk.

Ketua DPD ASITA Sumbar, Darmawi, menyebut wisatawan yang kecewa tidak akan kembali dan menyebarkan cerita negatif.

Satgas Pariwisata akan melibatkan berbagai instansi, aparat keamanan, dan pelaku wisata. Tujuannya, menciptakan sistem kerja terintegrasi dalam pengawasan dan peningkatan kualitas layanan.

Selain pembentukan Satgas,ASITA juga mendorong percepatan regulasi dan standarisasi pelayanan pariwisata.

ASITA mengusulkan pembukaan jalur udara langsung Padang – kota Baru (Kelantan, Malaysia) untuk meningkatkan konektivitas dan potensi mendatangkan wisatawan muslim dari Malaysia dan Thailand.

Pengembangan edu-tourism atau pariwisata berbasis pendidikan juga menjadi perhatian ASITA, dengan harapan menarik pelajar dari Malaysia dan Thailand untuk studi di Padang.

Gubernur Mahyeldi menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor pariwisata secara kolaboratif.Ia berharap masukan dari ASITA menjadi langkah awal menuju sistem pariwisata yang lebih tangguh dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *