Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya menjadikan kawasan Kota Tua sebagai destinasi wisata bersejarah berkelas dunia. Targetnya,kawasan ini siap beroperasi sebagai destinasi unggulan pada tahun 2026.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemko Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) laporan pendahuluan penyusunan pedoman penataan kawasan Kota Tua Padang, Kamis (16/10/2025).

FGD ini menghadirkan unsur pemerintah, BUMN, komunitas, akademisi, hingga pemilik bangunan cagar budaya.

kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra, mengatakan pedoman ini akan menjadi acuan utama dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan bersejarah.

“Guideline Kota Tua Padang ini merupakan panduan dalam pengelolaan dan pelestarian cagar budaya, revitalisasi kawasan, serta perancangan tata ruang yang selaras dengan kaidah pelestarian yang tepat,” ujar Yudi.

kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar, menilai Kota Tua Padang berpotensi menjadi ikon wisata unggulan Sumatera Barat.

“Kawasan ini punya potensi luar biasa, baik dari sisi sejarah maupun ekonomi. Revitalisasi Kota Tua akan berdampak luas terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi wisata berkelas,” ungkapnya.

Lila menargetkan, minimal pada tahun 2026, kawasan Kota tua sudah dimulai dengan pengecatan, penataan warna bangunan khas, pemasangan lampu dan bangku bergaya kolonial.

Yudi Indra menambahkan, penataan awal sudah mulai dilakukan bertahap sebelum pedoman rampung.

“Kita mulai dari hal-hal ringan seperti pengecatan bangunan, pengaturan jalur transportasi, dan penyediaan ruang kegiatan publik untuk menarik wisatawan,” jelasnya.

Ia mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan pelestarian, terutama bagi bangunan milik pribadi di kawasan heritage.

“Walaupun milik pribadi, karena berada di kawasan bersejarah, tetap harus mengikuti aturan bersama agar nilai budaya dan sejarahnya tidak hilang,” tegasnya.

FGD ini merupakan bagian dari pengembangan Kota Tua Padang yang telah memiliki masterplan sejak 2023. Pedoman baru ini diharapkan dapat mengarahkan penataan kawasan heritage secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *