Pekanbaru – Polresta Pekanbaru mengerahkan 1.521 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Personel gabungan ini terdiri dari TNI-Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki mustika Rahmat menyatakan fokus utama pengamanan adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Baik yang melaksanakan ibadah Natal pada 25 Desember maupun yang melakukan perjalanan dan aktivitas pergantian tahun,” ujar Kombes Jeki, Jumat (19/12/2025).

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025. Apel ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai penanda dimulainya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.

Agung Nugroho membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan bahwa perayaan Nataru merupakan agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Peningkatan mobilitas masyarakat berdampak langsung pada kepadatan lalu lintas, lonjakan pengguna transportasi umum, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Agung Nugroho.

BMKG memprediksi puncak musim hujan akan berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026. Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat,angin kencang,dan gelombang tinggi,serta meningkatkan risiko terjadinya bencana alam.

“Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh personel pengamanan,” jelas Agung Nugroho.

Polri bersama para pemangku kepentingan telah memetakan berbagai potensi kerawanan. Tujuannya agar perayaan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang, pengelolaan terpadu bersama stakeholder terkait akan dilakukan. Upaya tersebut antara lain dengan mendorong pembelian tiket secara daring serta memastikan kelancaran arus keluar-masuk penumpang.

“Terkait kejahatan konvensional,Bapak Kapolri meminta jajaran untuk melakukan pemetaan wilayah rawan serta meningkatkan patroli rutin,” ujar Agung.

Polresta Pekanbaru juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi bencana akibat musim hujan.Jeki menegaskan,seluruh unsur telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

Sebagai langkah preventif, jajaran polresta turut serta dalam kegiatan gotong royong bersama Pemerintah Kota Pekanbaru, terutama pembersihan saluran air dan lingkungan.

Dalam operasi pengamanan ini, Polresta Pekanbaru mendirikan empat pos pelayanan dan pengamanan.Masing-masing berlokasi di Plaza Sukaramai, Bandar serai MTQ, Jalan Garuda sakti, dan Pelabuhan Sungai Duku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *