Payakumbuh – Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kota Payakumbuh, Kurniawan Syah Putra, menegaskan bahwa proyek perubahan dalam pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) harus menghasilkan inovasi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin rapat persiapan proyek perubahan PKA bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh, di Aula Josrizal Zain Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/05/2026).

Kurniawan menilai proyek perubahan tidak cukup dipahami sebagai syarat administratif pelatihan. Menurut dia, gagasan yang disusun harus mampu memberi dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik dan kinerja perangkat daerah.

“Proyek perubahan yang disusun harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat, terukur, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing, sebagaimana hal ini selalu ditekankan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta,” ujar Kurniawan Syah Putra.

Dalam rapat tersebut, Kurniawan didampingi Sekretaris Dinas Kominfo Armein Busra dan Kepala Bidang E-Government Muhammad Fiqy Efka. Kehadiran jajaran pimpinan itu menunjukkan dukungan Dinas Kominfo terhadap pembinaan serta penguatan kapasitas kepemimpinan ASN di Pemerintah Kota Payakumbuh.

Rapat persiapan ini menjadi tahapan awal sebelum peserta memasuki inti Pelatihan Kepemimpinan Administrator. Forum itu juga dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai penyusunan dan pelaksanaan proyek perubahan sebagai bagian penting dalam penilaian pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.

Selain menekankan aspek inovasi, Kurniawan juga menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan pemerintahan. Ia menyebut transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipahami dan diterapkan seluruh ASN di tengah tuntutan layanan publik yang terus berkembang.

“Inovasi terus berkelanjutan dan aplikasi yang dibuat harus benar-benar digunakan serta memberi dampak nyata dalam pelayanan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak terjebak pada inovasi yang hanya kuat secara konsep, tetapi lemah saat dijalankan di lapangan.

Rapat itu diikuti peserta dari sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, BKPSDM, dan Dinas Lingkungan Hidup. Keterlibatan lintas perangkat daerah ini menunjukkan adanya dorongan kolaborasi dalam pengembangan kepemimpinan dan inovasi birokrasi di lingkungan Pemko Payakumbuh.

Melalui kegiatan tersebut, Kurniawan berharap para peserta PKA mampu melahirkan gagasan yang aplikatif dan bisa diterapkan secara nyata untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat mengikuti PKA. Semoga seluruh peserta mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *