Ngawi – Perum Bulog menargetkan penyerapan gabah dan beras petani mencapai empat juta ton pada 2026. Perusahaan optimis target tersebut dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan keyakinan tersebut saat menghadiri panen raya di Ngawi.

Menurut Rizal, optimisme ini dibangun melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperlancar proses penyerapan hasil panen petani secara optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *