Padang – Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat menyalurkan 1.500 paket School Kit bantuan Hongkong Red cross untuk anak-anak korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumbar.Bantuan itu dibagikan kepada pelajar terdampak di Kabupaten Agam, Pesisir selatan, dan Tanah Datar.

Ketua Bidang PB dan Logistik PMI sumbar,Hidayatul Irwan,mengatakan masing-masing daerah menerima 500 paket bantuan.Penyaluran tahap pertama dilakukan di Huntara Taratak Baru dan Limau Hantu Puluik-puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Senin (1/6/2026).

Setelah itu,distribusi berlanjut pada Selasa (2/6/2026) di Kecamatan Batang Kapas serta wilayah terdampak di Agam dan Tanah Datar.

“Distribusi ini akan kami lakukan sampai 4 Juni. Kami sudah membagi tugas agar penyaluran berjalan sesuai jadwal,” kata Hidayatul.

Setiap paket School Kit berisi tas sekolah, botol minum, kotak makanan, pulpen, buku tulis, penggaris, penghapus, dan kotak pensil. Satu paket bernilai Rp517.000. Jika dijumlahkan, total bantuan yang diterima Sumbar mencapai sekitar Rp775,5 juta.

Pada waktu yang sama, PMI juga menyalurkan bantuan serupa untuk Aceh dan Sumatera Utara.

ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar Dt. Bagindo Kayo, menyampaikan terima kasih kepada Hongkong Red Cross atas dukungan yang diberikan.Ia berharap PMI kabupaten penerima amanah dapat menyalurkan bantuan tepat sasaran sesuai rencana.

Menurut Aristo,bantuan ini penting untuk menjaga semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana. Wakil Bupati Pesisir Selatan yang juga Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan, Risnaldi ibrahim, menilai bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan para pelajar.

“Anak-anak semoga semakin semangat belajar dan melanjutkan pendidikan, meskipun kita masih berusaha pulih dari bencana yang melanda,” ujar Risnaldi.

ia menambahkan, pengurus dan relawan PMI Kabupaten Pesisir Selatan siap mendukung distribusi bantuan sesuai arahan PMI Provinsi. Seluruh penyaluran diminta selesai dalam dua hari.

Bantuan itu disambut gembira warga huntara Taratak Baru.Ernawilis (46), orang tua dari Husnul Fikri, salah satu penerima School Kit, mengatakan bantuan datang di waktu yang tepat menjelang tahun ajaran baru.

“Syukur alhamdulillah ini sudah masuk ajaran baru,jadi anak-anak sudah ada tas barunya,” kata Erna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *