Padang – Universitas Dharma Andalas (Unidha) memperkuat daya saing lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) melalui kolaborasi strategis dengan pakar nasional dari Forum Komunikasi Pimpinan Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI), Dr. Efri Mardawati. Langkah ini diambil sebagai upaya akselerasi transformasi pendidikan tinggi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri modern.

Peninjauan kurikulum tersebut difokuskan pada penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan standar nasional dan perkembangan teknologi terkini. Wakil Rektor I Unidha,Dr. Tesri Maidaliza, M.Si., M.Sc., yang membuka kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pembaruan kurikulum mencakup penguatan kompetensi multidisiplin.

“Penyesuaian ini meliputi rekayasa sistem agroindustri, teknologi proses, hingga manajemen rantai pasok yang relevan dengan dinamika dunia kerja saat ini,” ujar Tesri di hadapan jajaran dekanat dan dosen.

Rektor Unidha, Prof. dr. Novesar Jamarun, MS., menegaskan bahwa sinergi dengan asosiasi keilmuan merupakan langkah krusial untuk meningkatkan kualitas akademik. menurutnya, keterlibatan pakar eksternal menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola pendidikan di kampusnya.

“kami optimistis Program Studi Teknologi Industri Pertanian akan semakin siap menghadapi akreditasi unggul sekaligus melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor agroindustri di Indonesia,” ungkap Prof. Novesar.

Melalui perombakan ini, Unidha menargetkan lulusannya tidak hanya unggul secara teoretis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif yang tinggi dalam menghadapi tantangan industri global. Upaya ini sekaligus menjadi bukti komitmen kampus dalam membangun budaya akademik yang berkualitas dan berdaya saing internasional.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.