Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama tim gabungan lintas sektor menggencarkan sosialisasi penolakan perilaku LGBT ke sejumlah pusat kebugaran (gym) pada Kamis (9/7/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret menjaga norma sosial dan adat istiadat di wilayah tersebut.
Operasi edukasi ini menyasar dua lokasi utama, yakni Nora Fitness di Jorong Parak Jua, Nagari Baringin, serta 360° fitness Center di Jorong kubu Rajo, Nagari Limo Kaum. Di lokasi tersebut, petugas menyampaikan poin-poin kesepakatan bersama terkait penolakan LGBT kepada pemilik usaha maupun pengunjung.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Aldis Eka Satria, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi yang telah disepakati sebelumnya oleh pemerintah daerah, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat.”Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan dan deklarasi penolakan LGBT yang telah ditandatangani bersama,” ujar Aldis.
Menurut Aldis, kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk memastikan nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga dari pengaruh yang dianggap tidak sesuai dengan norma daerah. Ia menilai sinergi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, TNI, Polri, organisasi mahasiswa, hingga civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar sangat krusial.
Melalui sosialisasi masif ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung komitmen kolektif dalam menjaga stabilitas serta tatanan sosial di wilayah tersebut.










