DallasLamine Yamal membawa motivasi tambahan saat Timnas Spanyol menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Winger muda Spanyol itu ingin kemenangan menjadi hadiah terbaik untuk ulang tahunnya yang ke-19 sekaligus membuka jalan ke partai final.

Yamal genap berusia 19 tahun pada 13 Juli dan menyebut kemenangan atas Prancis sebagai pencapaian yang paling ia inginkan dalam momen tersebut. Spanyol akan menjalani laga penentu tiket final melawan Prancis pada Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Football enthusiast, Bayu Ajianto, menilai duel Spanyol kontra Prancis berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk lolos ke final. Ia menilai catatan pertemuan sebelumnya tidak bisa dijadikan ukuran utama karena tekanan di semifinal jauh lebih besar.

“Menurut saya ini salah satu semifinal Piala Dunia yang paling sulit diprediksi. Ya memang benar di pertemuan-pertemuan sebelumnya Spanyol menang gitu, dan Spanyol punya keunggulan psikologis atas hal tersebut gitu,” kata Bayu.

“Cuman tekanannya sekarang lebih besar, taruhannya juga lebih tinggi. Jadi hasil-hasil sebelumnya tuh kayak enggak bisa jadi patokan,” kata Bayu dalam podcast Tribunnews berjudul “SUPER TAKTIK: Semifinal Berdarah Piala Dunia 2026: Argentina Dikepung Trio Raksasa Eropa”.

Satu tiket final lainnya akan diperebutkan Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada pertandingan berikutnya. Laga itu dijadwalkan berlangsung pada Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Yamal Incar Kado Ulang Tahun Terbaik

Menjelang laga melawan Prancis, Yamal menegaskan dirinya tidak merasa gentar menghadapi lawan tersebut. Pemain Barcelona itu mengatakan hadiah terbaik bukan benda mewah, melainkan kemenangan yang membawa Spanyol ke final.

Yamal mengaku sempat merayakan ulang tahunnya dengan membeli kalung bertatahkan permata yang ia kenakan dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Namun, ia menilai kemenangan tim jauh lebih berarti dibandingkan hadiah pribadi.

“Saya ditanya apakah saya takut pada Prancis, dan saya menjawab tidak,” kata Yamal.

“Saya belum menerima banyak hadiah. Hadiah terbaik adalah kemenangan pada hari Selasa dan perjalanan ke New York,” kata Yamal, dikutip dari RFI.

Tak Terobsesi Mencetak Gol

Sepanjang Piala Dunia 2026, Yamal baru mencetak satu gol untuk Spanyol. Ia mengatakan fokus utamanya tetap membantu tim meraih kemenangan, bukan mengejar catatan gol pribadi.

Menurut Yamal, mencetak gol di semifinal turnamen sebesar Piala Dunia tetap menjadi pengalaman yang spesial. Namun, ia menilai keberhasilan tim lebih penting daripada kontribusi individu.

“Saya tidak fokus pada gol, tetapi selalu istimewa untuk mencetak gol dalam pertandingan seperti ini. Saya menerima tantangan ini. Itulah mengapa saya datang ke sini,” kata Yamal.

“Ini adalah pertandingan yang ditunggu-tunggu semua orang,” tambah Yamal.

Meski akan tampil dalam salah satu laga terbesar dalam kariernya, Yamal mengatakan tetap tenang dan tidak merasakan tekanan berlebihan. Ia menilai tantangan dalam hidup lebih besar daripada tekanan di lapangan sepak bola.

“Ada banyak situasi yang jauh lebih sulit dalam hidup daripada pertandingan sepak bola, jadi saya tenang,” kata Yamal.

“Saya tidak merasakan tekanan tambahan; saya akan bermain seperti biasa dan memberikan yang terbaik untuk tim,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Isnaini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *