Dallas – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memuji Spanyol sebagai salah satu tim favorit juara jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis di Stadion Dallas, Amerika Serikat, karena kualitas lawan dinilai kuat dalam menyerang dan bertahan.

Duel semifinal antara Spanyol dan Prancis akan menjadi salah satu laga penentu menuju final turnamen tersebut.

Prancis datang dengan catatan kurang baik setelah kalah dari Spanyol dalam dua pertemuan terakhir, masing-masing di semifinal Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025.

Karena itu, Didier Deschamps menilai tim asuhan Luis de la Fuente layak disebut sebagai kandidat kuat juara.

“Ya, ya, saya setuju dengan itu,” ujar Didier Deschamps dikutip dari kanal Youtube FIFA dalam konferensi pers jelang melawan Spanyol.

“Oleh karena itu, Spanyol telah mengonfirmasi bahwa mereka adalah favorit juara.”

“Tidak ada yang perlu menekan Luis dan timnya, tetapi mereka juga berharap banyak dari Spanyol.”

“Spanyol tahu cara menyerang dan bermain bertahan dengan sangat baik,” kata Didier Deschamps.

“Karena hanya kebobolan satu gol dalam enam atau tujuh pertandingan.”

Menurut Deschamps, kekuatan Spanyol di semua lini membuat pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki pemain berkualitas tinggi.

Ia juga tidak menampik ancaman Lamine Yamal di lini serang Spanyol.

Pemain muda Barcelona itu sebelumnya mencetak gol kemenangan saat Spanyol mengalahkan Prancis di semifinal Euro 2024.

“Tentu saja kami memperhatikan kekuatan lawan,” ujar Didier Deschamps.

“Lamine Yamal adalah salah satu pemain yang mampu membuat perbedaan.”

“Tujuan setiap lawan tentu adalah membatasi pengaruhnya dalam pertandingan,” kata Didier Deschamps.

Meski demikian, Deschamps menegaskan Prancis juga memiliki ancaman yang dapat menyulitkan Spanyol, terutama melalui duel satu lawan satu dan serangan balik.

“Tetapi, melakukan duel satu lawan satu melawan beberapa pemain saya juga bukan sesuatu yang menyenangkan bagi lawan,” ujarnya.

“Akan ada situasi-situasi seperti itu, dan kami harus mengelolanya dengan baik,” imbuhnya.

Deschamps menambahkan, pengalaman dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting bagi timnya untuk menghadapi laga besar seperti semifinal Piala Dunia.

“Tentu saja pengalaman adalah sesuatu yang penting,” kata Didier Deschamps.

“Tetapi saya tidak melakukan semuanya dengan cara yang sama setiap saat, karena setiap situasi berbeda.”

“Kata kunci yang paling penting adalah adaptasi.”

“Bersama staf, kami memanfaatkan semua informasi yang kami miliki—data, laporan pengamat, dan sebagainya—untuk memberi informasi kepada para pemain dan membantu kami mengambil keputusan pada momen-momen penting,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *