Spanyol – Rodri memberi nasihat kepada Lamine Yamal setelah performa winger Timnas Spanyol itu menuai sorotan di Piala Dunia 2026, karena ia dinilai belum tampil maksimal saat membela La Furia Roja pada turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Gelandang sekaligus kapten Tim Matador tersebut meminta Yamal bermain lebih tenang dan tidak terlalu terburu-buru untuk membuktikan diri di setiap laga. Rodri menilai pemain berusia 19 tahun itu memiliki kualitas besar, tetapi perlu mengelola tekanan dan kegelisahan dengan lebih baik.
Yamal tampil enam kali sejak fase grup hingga perempat final, tetapi baru mencetak satu gol, yakni ke gawang Arab Saudi. Catatan itu dianggap menurun jika dibandingkan dengan penampilannya pada EURO 2024, ketika ia menjadi salah satu pemain paling menonjol dan membantu Spanyol meraih gelar juara.
Pada turnamen tersebut, pemain keturunan Maroko itu mencatat satu gol dan empat assist dari tujuh pertandingan. Performa itu membuat ekspektasi terhadap dirinya meningkat, termasuk pada ajang Piala Dunia kali ini.
Rodri mengatakan pelatih Luis de la Fuente juga sudah menekankan perlunya ketenangan dari Yamal. “Lamine perlu lebih tenang,” ujarnya, dikutip dari RMC Sport.
“Terkadang, ia memiliki dorongan yang terlalu kuat untuk membuktikan kemampuannya,” lanjut Rodri. Ia menambahkan bahwa Yamal perlu belajar menyalurkan rasa gelisah yang muncul akibat tekanan untuk tampil konsisten.
Menurut Rodri, Yamal tetap menjadi pemain penting bagi Spanyol, baik ketika menguasai bola maupun saat tidak memegang bola. “Dia perlu belajar menyalurkan kegelisahan itu. Ia adalah pemain kunci bagi kami, baik saat menguasai bola maupun tidak,” terangnya.
“Dia pemain yang sangat cerdas. Kita tidak boleh lupa bahwa usianya baru 19 tahun. Pada momen tertentu dalam pertandingan, kami hanya perlu sedikit menenangkannya,” kata Rodri.
Rodri juga menilai kemampuan Yamal sudah menjadi bagian penting dari permainan Spanyol dan tinggal diarahkan pada momen yang tepat. “Sepak bola sudah mengalir dalam darahnya. Ini hanya soal menemukan saat yang tepat baginya untuk menunjukkan bakatnya secara maksimal,” tegasnya.
Ia berharap Yamal bisa kembali menjadi pembeda ketika Spanyol menghadapi Prancis, mengingat sang winger pernah mencetak gol penentu kemenangan saat kedua tim bertemu di semifinal EURO 2024. Saat itu, Spanyol menang 2-1 lewat gol Yamal pada masa injury time.
“Kami berharap dia akan menjadi sosok yang sangat penting bagi kami saat menghadapi Prancis,” tambah Rodri. “Dia sudah menunjukkan kedewasaan luar biasa selama EURO 2024. Dua tahun berselang, kemampuannya tidak lagi terlalu mengejutkan kami,” pungkasnya.










