Maninjau – Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Agam mulai mendorong revitalisasi Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) MTI Bayua di Maninjau, Selasa (22/7), sebagai langkah memperkuat kembali peran koperasi agar lebih modern, sehat, dan kompetitif.
Program ini diarahkan pada pembaruan tata kelola, peningkatan layanan, serta pemanfaatan inovasi digital. DKUKM Agam menilai koperasi perlu bergerak lebih adaptif agar tetap menjadi penggerak ekonomi bagi anggota maupun masyarakat sekitar.
Kepala Bidang Koperasi DKUKM Agam, eva Salmi, mengatakan revitalisasi menjadi strategi untuk menghidupkan koperasi yang belum berkembang optimal. Ia menegaskan, pembaruan penting dilakukan agar koperasi tidak tertinggal dari perubahan kebutuhan pasar.
“Revitalisasi koperasi merupakan upaya pembaruan untuk menghidupkan dan memberdayakan kembali koperasi yang kurang berkembang,” ujar Eva saat membuka kegiatan.
Eva menambahkan, modernisasi tata kelola dan digitalisasi menjadi kunci agar koperasi mampu memberi manfaat lebih besar kepada anggotanya. Dengan pembenahan itu, koperasi diharapkan berjalan lebih efisien dan responsif terhadap perkembangan usaha.
Langkah revitalisasi diawali dengan pembentukan tim khusus untuk menelusuri kondisi riil koperasi. Tim kemudian menilai kesehatan keuangan, kelembagaan, serta memetakan kendala yang dihadapi koperasi.Dari hasil identifikasi tersebut, tim menyusun rencana aksi bisnis dan operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini. Rencana itu menjadi dasar penguatan arah pengembangan koperasi ke depan.
Program revitalisasi mencakup empat aspek utama, yaitu pembenahan manajemen profesional, inovasi produk, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. DKUKM Agam juga mendorong koperasi melakukan penyesuaian agar lebih siap bersaing.
Pada sisi kelembagaan, pembenahan dilakukan melalui audit internal, penyempurnaan anggaran dasar, dan penataan struktur permodalan. Langkah ini dirancang untuk memperkuat fondasi organisasi agar lebih sehat dan terukur.
DKUKM Agam berharap revitalisasi tersebut dapat mengubah koppontren MTI Bayua menjadi koperasi yang sehat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.











