Padang – Seluruh karya siswa MAN 2 Padang untuk Lomba Puisi dan Storytelling Virtual dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Sumatera Barat telah dikirim ke panitia pada Rabu (5/8/2026).
Proses produksi dan editing karya berlangsung selama enam hari, mulai 30 Juli hingga 5 Agustus 2026. Pada cabang lomba baca puisi, MAN 2 Padang mengirimkan tiga peserta, yaitu Khesya Nasyira Putri yang membawakan puisi karya Taufiq Ismail, serta Abdul Dzaky Hamdan dan Rehan Pratama yang memilih puisi dari Chairil Anwar.
Di cabang storytelling, Atika Arza Wijaya mengangkat kisah perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan. Video storytelling tersebut direkam di beberapa lokasi bersejarah terkait tokoh tersebut seperti Rumah Bagindo Aziz Chan di Alang Laweh, kawasan Kantor Wali Kota Padang lama, serta Tugu Bagindo Aziz Chan di Simpang tinju.
Pembina lomba Syahrul menyatakan seluruh peserta berhasil menyelesaikan karya tepat waktu sesuai jadwal panitia. Ia menjelaskan proses pembuatan video cukup panjang karena melibatkan persiapan materi, latihan pembacaan atau penceritaan, pengambilan gambar hingga penyuntingan video.
Menurut syahrul, komitmen para siswa selama mengikuti rangkaian persiapan sangat baik. “Yang terpenting bukan hanya hasil akhir lomba saja,” ujarnya. “Namun bagaimana siswa dapat memahami nilai perjuangan pahlawan sekaligus meningkatkan literasi dan melatih kepercayaan diri.”
Syahrul berharap hasil karya yang telah dikirim bisa meraih prestasi terbaik sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.
Lomba Puisi dan Storytelling Virtual ini diselenggarakan oleh DHD BPK 45 Sumatera Barat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMA/MA sederajat dari berbagai daerah di Sumatera Barat.











