Padang – direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Barat mencatat capaian luar biasa dalam pengungkapan kasus selama Operasi Pekat Singgalang dan Operasi Sikat Singgalang 2026.Kedua operasi ini berhasil melampaui target yang ditetapkan, menunjukkan keseriusan Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar pada Kamis (6/8), Kabid Humas Kombes Pol. Susmelawati Rosya bersama Direktur Reserse kriminal Umum kombes Pol. Teddy Fanani memaparkan hasil kedua operasi tersebut. Teddy menyampaikan bahwa operasi Pekat singgalang yang berlangsung dari 12 hingga 25 Februari 2026 berhasil mengungkap tujuh perkara di tingkat Ditreskrimum, melebihi target empat perkara dengan pencapaian sebesar 175 persen.
Selain itu, jajaran Polres juga menunjukkan kinerja gemilang dengan mengungkap 54 perkara dari target hanya 24 kasus atau mencapai capaian sebesar 225 persen. Secara keseluruhan, total capaian operasi ini mencapai angka impresif yakni 217 persen dari target awal.
Kasus yang ditangani Ditreskrimum terdiri atas enam kasus perjudian dan satu tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dengan delapan tersangka laki-laki diamankan.Barang bukti yang disita antara lain enam unit telepon genggam, uang tunai, kartu permainan judi, serta satu kotak alat kontrasepsi. “Seluruh perkara telah diselesaikan hingga tahap II yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan,” jelas Teddy fanani.
Sementara itu, pada Operasi Sikat Singgalang yang digelar antara tanggal 25 Juni sampai dengan 8 Juli 2026, Ditreskrimum berhasil memenuhi seluruh targetnya dengan mengungkap empat perkara dari empat sasaran atau tepat sasaran sebesar 100 persen. Jajaran Polres juga unggul dengan pengungkapan sebanyak 43 perkara dari target hanya sebanyak 24 kasus sehingga mencapai capaian sebesar179 persen.
Perkara-perkara tersebut meliputi dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), satu pencurian dengan kekerasan (curas), serta satu kasus penadahan. Enam tersangka diamankan bersama barang bukti berupa enam telepon genggam, dua kotak barang bukti lainnya, sebuah mobil Toyota Calya serta alat kontrasepsi.
Teddy menegaskan bahwa upaya melalui Operasi Sikat Singgalang bertujuan menekan angka kejahatan konvensional khususnya pencurian yang meresahkan masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Sumatera Barat.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati memberikan apresiasi atas keberhasilan kedua operasi tersebut sebagai bentuk komitmen institusi dalam penegakan hukum berkelanjutan demi menjaga keamanan masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk aktif berperan serta melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas kondusif.
Polda Sumbar memastikan akan terus meningkatkan intensitas pelaksanaan berbagai operasi kepolisian sebagai langkah strategis menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah ini.











