Lubuk Sikaping – Pelantikan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pasaman periode 2026–2029 menjadi momentum dimulainya babak baru bagi organisasi kepemudaan tersebut.
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Pasaman pada Jumat (25/9/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria.
Dalam struktur kepengurusan baru, Ibnu Prama Yunas resmi menakhodai KNPI Pasaman, didampingi oleh Aditya Warman sebagai Sekretaris.
Sorotan publik tertuju pada sosok Barakha Fitra Irawan yang dipercaya mengemban posisi Bendahara.
Sebagai salah satu figur termuda dalam jajaran pengurus, penunjukan Barakha dinilai sebagai langkah strategis dalam regenerasi kepemimpinan pemuda di Pasaman.
Jabatan bendahara menuntut tanggung jawab besar, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan organisasi yang memerlukan ketelitian tinggi.
Kehadiran Barakha dalam posisi tersebut menegaskan bahwa generasi muda kini tidak sekadar menjadi peserta, melainkan diberikan ruang untuk terlibat dalam pengambilan keputusan.
Ketua DPD KNPI Sumatera Barat, Nanda Satria, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan membangun sinergi dengan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga perguruan tinggi.
Nanda menyatakan, kekuatan KNPI terletak pada kemampuan menyatukan berbagai potensi pemuda untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Kepemimpinan Ibnu Prama Yunas kini dihadapkan pada tantangan untuk menjawab persoalan riil, seperti penciptaan lapangan kerja, kewirausahaan, hingga pengembangan teknologi digital.
Bagi Barakha Fitra Irawan, amanah ini menjadi momentum untuk menempa kapasitas diri dan membuktikan kemampuan di tengah kompleksitas tantangan zaman.
Organisasi dituntut untuk keluar dari rutinitas dan bertransformasi menjadi wadah yang mampu menjawab kebutuhan pemuda di era modern.











