Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mulai memperketat kesiapan mitigasi bencana sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman cuaca ekstrem hingga akhir tahun 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya, Medison, turun langsung melakukan inspeksi mendadak terhadap kesiapan armada serta peralatan logistik di markas BPBD Dharmasraya, Rabu (28/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Medison memastikan seluruh sarana pendukung seperti perahu karet, mobil rescue, dapur umum lapangan, hingga tenda darurat dalam kondisi prima.

Pemeriksaan ini dilakukan merespons peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat yang diprediksi berlangsung dari Oktober hingga Desember mendatang.

Medison menegaskan bahwa kesiapan personel dan sarana prasarana merupakan kunci utama dalam merespons potensi bencana secara cepat.

“Kita tentu berharap tidak terjadi hal buruk yang tidak diinginkan, namun untuk mengantisipasi segala kemungkinan, kesiapan harus dilakukan sejak dini,” ujar Medison.

Selain mengecek peralatan, Medison menginstruksikan jajaran BPBD untuk melakukan pemetaan ulang pada wilayah-wilayah yang rawan mengalami luapan sungai.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga alur komunikasi yang efektif selama 24 jam bersama para relawan di tingkat nagari.

Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi.

Warga diminta segera melapor ke BPBD jika menemukan potensi ancaman banjir agar penanganan dapat dilakukan secara sigap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *