Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Kantor Bea Cukai Teluk Bayur untuk mengoptimalkan potensi ekspor produk UMKM lokal.

Langkah ini ditandai dengan pertemuan antara Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Kepala Bea Cukai Teluk Bayur Ade Zirwan di Gedung Indojolito, Kamis (29/10/2026).

Eka Putra menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam memfasilitasi pelaku usaha di Tanah Datar.

“Selamat datang kepada Pak Ade bersama rombongan, sengaja saya juga menghadirkan beberapa OPD terkait yang mungkin bisa menindaklanjuti pertemuan dan silaturahmi kita hari ini,” ujar Eka Putra saat menyambut delegasi tersebut.

Dalam pertemuan itu, Bupati juga memperkenalkan sejarah Gedung Indojolito serta memaparkan berbagai potensi wilayah yang dimiliki Tanah Datar.

Menanggapi hal tersebut, Ade Zirwan menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan agenda resmi pertamanya sejak dilantik tiga minggu lalu.

Ade menjelaskan bahwa Bea Cukai memiliki tiga fungsi utama, yakni pengawasan impor, ekspor, dan cukai.

Ia menegaskan, pelaku UMKM di daerah kini memiliki akses lebih mudah untuk menembus pasar internasional melalui jalur Teluk Bayur.

“Salah satu yang perlu saya sampaikan bahwa untuk ekspor melalui Teluk Bayur tidak musti berton-ton, namun dengan berat 20 kg saja juga bisa, terutama untuk pengiriman UMKM seperti kuliner rendang,” ungkap Ade.

Selain pembahasan mengenai ekspor, kedua pihak juga melakukan diskusi mendalam terkait upaya penanganan peredaran barang ilegal yang tidak membayar cukai di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *