Pesisir Selatan – Puluhan warga dari Nagari Limau Gadang Lumpo dan Tambang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Pesisir Selatan, Senin (5/1/2026), untuk memprotes kinerja Panitia Pelaksana Pilwana.
Para pengunjuk rasa membentangkan sejumlah karton bertuliskan tuntutan, di antaranya “Hentikan Tahapan Pilwana di Nagari Limau Gadang Lumpo” dan “Kembalikan Demokrasi”.
Dalam aksinya, mereka menuding adanya kecurangan dan kepentingan pihak tertentu yang menunggangi proses pemilihan wali nagari tersebut.
Perwakilan warga mendesak Pemerintah Daerah Pesisir Selatan segera mengeluarkan keputusan untuk menghentikan seluruh tahapan Pilwana di wilayah mereka.
Menanggapi tuntutan tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gunawan, S.Sos.,M.Si, menyatakan bahwa pihaknya telah mencatat seluruh aspirasi masyarakat.
Gunawan menegaskan bahwa pemerintah akan segera membahas permasalahan ini bersama pimpinan serta lembaga terkait, termasuk pihak Kepolisian dan Kejaksaan.
“Kita akan tampung aspirasi telah disampaikan ini untuk dibahas, Insyah Allah secepatnya apa menjadi tuntutan ini bisa mendapatkan jawaban,” tegas Gunawan.
Ia meminta massa untuk bersabar menunggu hasil pembahasan lebih lanjut terkait polemik Pilwana ini.
Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati, massa melanjutkan aksi damai di depan gedung DPRD Pesisir Selatan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan Satpol PP.
Selain dari Nagari Limau Gadang Lumpo dan Tambang, terpantau pula perwakilan dari beberapa nagari lain yang turut menyampaikan keluhan serupa.











