Dharmasraya – UPT Puskesmas Sungai Rumbai, Dharmasraya, meluncurkan inovasi pelayanan kesehatan bernama “Bidadari Naun Pisan” untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Program ini berfokus pada edukasi dan persiapan dana persalinan bagi keluarga.

Inovasi “Bidan datang dengan Asuhan Mandiri dan menabung untuk Persalinan pada Keluarga” ini diinisiasi oleh Kepala TU Puskesmas Sungai Rumbai, Sartika wulandari.

Sartika menjelaskan, program ini menyasar ibu hamil, suami, dan keluarga. Bidan bersama kader, PKK, dan pemerintah nagari melakukan kunjungan rumah.

“Fokusnya adalah edukasi menyeluruh tentang kehamilan, persalinan, dan risiko kesehatan ibu,” ujar Sartika.

Program ini mengajak keluarga membaca buku KIA sebelum kunjungan, lalu berdiskusi dengan bidan.

Selain itu,program ini mengadopsi sistem jimpitan,yaitu menabung sedikit demi sedikit untuk biaya persalinan.

“upaya ini mendorong kemandirian keluarga dan memperkuat solidaritas sosial,” kata Sartika.

Inovasi yang mulai berjalan sejak Januari 2022 ini, merupakan respons terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi pada tahun 2021.

Hasilnya,pengetahuan ibu dan keluarga meningkat,angka kematian ibu dan bayi menurun,serta kesiapan menghadapi persalinan meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *