Jakarta – BUMN menyalurkan bantuan senilai Rp 62,2 miliar untuk korban banjir dan longsor di Sumatra. Bantuan tersebut menjangkau tiga provinsi yang terdampak bencana.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyatakan 33 perusahaan pelat merah bergerak terpadu memberikan bantuan. Konsolidasi lintas perusahaan negara dilakukan sejak awal bencana terjadi.

Dana bantuan didistribusikan ke Aceh (Rp 21,6 miliar), Sumatra Utara (Rp 25,7 miliar), dan Sumatra Barat (Rp 14,9 miliar).

Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan, obat-obatan, perlengkapan medis, pakaian, kebutuhan dasar, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan kebersihan.

BUMN juga mengerahkan alat berat seperti excavator, bulldozer, dan dump truk untuk membuka akses jalan yang terputus.”Kami juga menyiapkan dapur umum, suplai air bersih, bantuan logistik gratis, serta pemulihan infrastruktur dasar di berbagai titik terdampak,” kata Dony.

Dony berharap kehadiran BUMN mempercepat proses pemulihan dan membantu meringankan beban para penyintas.

Langkah terpadu ini merupakan wujud komitmen nyata BUMN sesuai arahan Asta cita Presiden Prabowo.

“negara hadir untuk melindungi rakyat. Kami memastikan seluruh proses berjalan cepat, terukur, dan humanis. Pemulihan harus segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *