Padang – Dokter ahli stemsel dan pengobatan tulang belakang, dr. Rahyussalim, Sp.OT(K), resmi menyandang gelar sako adat Datuak Bagindo Nan Kuniang. Prosesi adat berlangsung di Balairuang Basa LKAAM Sumbar, Komplek Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Sabtu (22/11/2025).

Gelar adat ini berasal dari kaum Suku Koto, Saniang Baka, Kabupaten solok. Datuak Bagindo nan Kuniang merupakan bagian dari gelar sako Datuak Bagindo nan Gadang.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut. Gubernur Sumatera Barat, Ketua LKAAM Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar,Forkopimda Sumbar,Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir,serta perwakilan dari Malaysia,Prof Datok Sabarul Afian Mokhtar,turut hadir.

ketua panitia Arfa Kasni Dt. Tumangguang menjelaskan, gelar ini merupakan hasil kesepakatan kaum Suku Koto Saniang baka. Pengambilan sumpah penghulu telah dilakukan pada Oktober 2025.

Ketua LKAAM Sumbar, Prof. Dr. Fauzi Bahar, mengapresiasi kesediaan Rahyussalim menerima gelar sako adat. Ia berharap Rahyussalim dapat memberikan kontribusi bagi Sumatera Barat,khususnya di bidang kesehatan.

Gubernur Sumbar melalui staf Ahli Gubernur syaiful Bahri, menyampaikan ucapan selamat. Ia berharap Rahyussalim dapat menjalankan amanah sebagai penghulu dengan baik.

Gubernur menekankan pentingnya sifat amanah, berakal, berilmu, bijaksana, sabar, dan jujur bagi seorang penghulu. Sifat-sifat ini menjadi landasan dalam memimpin dan melindungi anak kemenakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *