Padang – Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang mengukuhkan 1.408 lulusan dalam Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di UPI Convention Center Padang pada 19 hingga 21 Mei 2026.

Prosesi kelulusan berlangsung dalam Rapat Terbuka Senat Universitas dan diikuti lulusan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor. Acara ini turut dihadiri perwakilan LLDIKTI Wilayah X, lurah Lubuk Begalung, pimpinan kampus, dosen, orang tua wisudawan, serta para tamu undangan.

Rektor UPI YPTK Padang, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Ridwan, S.E., M.M., menegaskan wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.

“Ilmu bukan sekadar gelar dan kebanggaan, tetapi tanggung jawab untuk memberi manfaat bagi banyak orang. Tetaplah rendah hati, terus belajar, dan jadilah pribadi yang membawa perubahan positif untuk lingkungan sekitar,” kata ridwan.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Jadilah transformer UPI YPTK di mana pun berada. Orang hebat bukan robot, tetapi mereka yang mampu beradaptasi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ridwan menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua dan wisudawan atas berbagai kekurangan selama proses pendidikan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan bapak dan ibu. Jika selama proses pembelajaran ada kekhilafan dan kekurangan dari tim pengajar Universitas Putra indonesia YPTK Padang, kami mohon dimaafkan,” ucapnya.

Suasana wisuda juga diwarnai duka atas wafatnya dosen UPI YPTK, Dr. Herio Rizki Dewinda, serta mahasiswa Fakultas Kebidanan dan Keperawatan, Ananda Rafi Aydin Kudrat.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita kehilangan salah seorang guru dan dosen terbaik kita, Dr. Herio Rizki Dewinda. Semoga Allah merahmati beliau,” kata Ridwan.

ia kembali menegaskan pentingnya menjaga ibadah dan berbakti kepada orang tua.

“Jangan tinggalkan salat. Jangan bangga di hadapan orang tua hanya karena sudah menjadi sarjana. Berbakti kepada orang tua adalah perintah Allah,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan wisudawan, adinda Azalea, menyebut wisuda sebagai penanda panjangnya perjuangan mahasiswa selama menempuh pendidikan.

“Di gedung ini tidak hanya dipenuhi jubah toga dan gemuruh kebahagiaan, tetapi juga ribuan impian yang akhirnya menemukan muaranya,” ujarnya.

Ia mengatakan perjalanan kuliah diwarnai berbagai tantangan akademik dan pengorbanan.

“Kita pernah merasakan lelahnya begadang di depan laptop hingga pagi, bertahan dengan kopi dan makanan seadanya, hingga menghadapi tekanan tugas yang terasa tidak ada habisnya. Namun hari ini membuktikan bahwa semua perjuangan itu tidak sia-sia,” katanya.

adinda juga menyampaikan apresiasi kepada dosen dan sivitas akademika yang telah membimbing mahasiswa selama masa perkuliahan.

Pada hari terakhir wisuda, Kamis (21/5/2026), sebanyak 441 wisudawan kembali dikukuhkan. Program Studi S1 Akuntansi menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 137 wisudawan, disusul S1 Psikologi sebanyak 121 orang.

Selain itu, S1 Desain Komunikasi Visual meluluskan 55 wisudawan, S1 Sistem Komputer 48 orang, S1 Teknik Industri 25 orang, dan S1 Teknik Sipil 23 orang.

Di bidang pendidikan, S1 Pendidikan Teknik informatika meluluskan 14 wisudawan, S1 Pendidikan Bahasa Inggris enam orang, serta S1 Bimbingan Konseling lima orang. Program Diploma III Manajemen Informatika juga meluluskan tujuh wisudawan.

Dalam rangkaian kegiatan itu, UPI YPTK Padang juga menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan BPJS kesehatan Cabang Solok dan Politeknik Negeri Bengkalis untuk memperkuat kerja sama antarinstansi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *