Padang – Gubernur Sumatera barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan bahwa kegiatan Halalbihalal Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) bukan sekadar tradisi, melainkan ruang produktif untuk membangun gagasan dan memperkuat komitmen demi kemajuan Sumbar.
Hal ini disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Halalbihalal IKA Unand di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Minggu (12/4/2026).
“Halalbihalal ini bukan hanya ajang bersilaturahmi,tetapi juga momentum untuk saling berbagi gagasan demi memajukan pembangunan di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Ia mengapresiasi kontribusi IKA unand bagi kemajuan daerah. Kekuatan jaringan alumni dinilai sebagai modal sosial besar dalam mendukung pembangunan.
“kami berharap IKA Unand selalu kompak. Banyak alumni Universitas Andalas yang kini menjadi tokoh penting di republik ini. Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah Provinsi Sumbar perlu terus diperkuat agar percepatan pembangunan dapat kita wujudkan bersama,” tambahnya.
Mahyeldi juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antaralumni dari berbagai latar belakang profesi.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonedi, turut menyampaikan apresiasi kepada IKA Unand atas dukungan pengembangan institusi dan penguatan jejaring alumni.
Ketua Umum DPP IKA Unand, Denny Abdi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
“Halalbihalal ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi. Kami siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” tegas Denny Abdi.











