Padang – Perbaikan tanggul Sungai Batang Guo yang jebol di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, kini tengah dilakukan dengan pengerahan tiga unit alat berat. Upaya cepat ini mendapat sambutan positif dari warga setempat karena mempercepat pemulihan akses dan aktivitas sehari-hari.Di lokasi, alat berat tampak membersihkan material sungai dan menutup kembali tanggul yang rusak.Aliran air yang sebelumnya meluap hingga menutupi badan jalan mulai kembali ke jalur semula sehingga kendaraan sudah bisa melintas secara bertahap.

Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni, menyampaikan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi respons cepat pemerintah provinsi dan kota dalam menangani bencana ini. ia menyebut banjir kali ini merupakan musibah besar ketiga kalinya di wilayah tersebut.“Langkah cepat Gubernur Mahyeldi Ansharullah bersama jajaran dengan menerjunkan alat berat sangat membantu kami,” ujar Ardi pada Rabu (5/8). Ia juga menceritakan saat banjir terjadi pada Senin (3/8) sekitar pukul 12.30 WIB, sebanyak 17 warga sempat terjebak arus deras sungai namun berhasil diselamatkan oleh tim SAR tanpa korban jiwa.Ardi menambahkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang berjalan efektif sejak awal bencana terjadi. “Tanggul sudah mulai diperbaiki hari ini oleh pihak terkait,” katanya sambil mengungkapkan rasa syukur atas perhatian kedua pemerintah daerah tersebut.

Menurutnya, kawasan RT 02 RW 06 termasuk zona merah rawan banjir karena curah hujan tinggi di hulu menyebabkan debit air meningkat drastis dalam waktu singkat. “Kalau hujan sekitar setengah jam saja di hulu, air langsung meluap ke permukiman kami,” jelas ardi seraya berharap perbaikan tanggul dapat meningkatkan keamanan wilayah tersebut.

Sementara itu Neli (48), salah seorang warga terdampak banjir merasa lega melihat proses perbaikan tanggul berjalan lancar sehingga akses jalan mulai pulih kembali setelah sebelumnya terputus akibat luapan air. “Kami benar-benar terbantu karena khawatir keselamatan keluarga terutama anak-anak saat banjir besar kemarin,” ujarnya sembari berterima kasih kepada pemerintah provinsi dan kota atas penanganan cepat mereka.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah telah turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi serta menginstruksikan pengerahan alat berat guna mempercepat normalisasi Sungai Batang Guo sekaligus mencegah risiko banjir susulan. Hingga kini koordinasi antara Pemprov Sumbar dengan Pemko Padang serta instansi terkait terus dilakukan agar proses pemulihan selesai secepat mungkin demi kelancaran aktivitas masyarakat kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *