Jakarta – Hashim S. Djojohadikusumo melantik jajaran pengurus Srikandi Jaga Desa dari tingkat pusat hingga daerah dalam acara di Ballroom Teh djakarta theater, Jumat (3/7/2026). Pelantikan itu menandai penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa sekaligus pengawalan program strategis pemerintah yang menyentuh masyarakat desa.

Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera”, Srikandi Jaga Desa tampil sebagai organisasi sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Organisasi ini dibentuk untuk memperbesar peran perempuan dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pengawasan program pemerintah, serta mendorong tata kelola desa yang transparan dan akuntabel.

Ella Nurlaela tubagoes dilantik sebagai Ketua Umum DPP srikandi Jaga Desa. Prosesi pelantikan juga mencakup jajaran pengurus dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, hingga kota di seluruh Indonesia.

Sejumlah pejabat negara hadir dalam acara tersebut, mulai dari Wakil Jaksa Agung RI, para menteri dan wakil menteri, komisaris dan direksi BUMN, hingga undangan penting lainnya. hadir pula sejumlah kepala daerah,termasuk Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Maluku Sherly Laos yang dipercaya menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa.

Acara dimulai pukul 18.30 WIB dengan penampilan tari tradisional. Setelah itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma perdana membacakan berita acara, surat keputusan, dan susunan pengurus DPP, DPD, serta DPC Srikandi Jaga Desa.Hashim lalu naik ke panggung utama bersama Prof. dr. Reda Manthovani untuk memimpin pelantikan dan pengukuhan seluruh pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Hashim mengapresiasi para perempuan yang tergabung dalam Srikandi jaga Desa atas komitmen dan dedikasi mereka dalam mendukung pembangunan desa. Ia menilai pelantikan itu berlangsung pada momentum yang tepat karena bertepatan dengan mulai dijalankannya sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hashim menyebut program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, membutuhkan dukungan bersama serta pengawasan yang kuat agar tujuan mulianya tercapai.“Program-program pemerintah dengan tujuan mulia sudah mulai berjalan, salah satunya Program Makan bergizi Gratis yang bertujuan menumbuhkan kesehatan anak-anak di desa-desa. Namun, jika pelaksanaannya tidak diawasi dan dibina dengan baik, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” ujar Hashim.

Ia menegaskan keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada pengawasan semua elemen masyarakat.

“Program yang tujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap program berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” katanya.

Usai pelantikan, acara berlanjut dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di panggung utama, disaksikan para peserta dan tamu undangan.

PKS tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama, M.PWK.,IPU. mewakili ABPEDNAS, serta Ketua Umum SMSI Firdaus mewakili SMSI. Kesepakatan ini diarahkan untuk memperkuat publikasi, edukasi, dan penyebarluasan informasi mengenai berbagai program pembangunan desa yang dijalankan pemerintah.

Salah satu poin penting dalam kerja sama itu adalah komitmen SMSI yang menaungi sekitar 3.181 perusahaan media siber di seluruh Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

ABPEDNAS dan SMSI juga akan membentuk Pokja News Room Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Kolaborasi itu diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), media massa, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan warga.

Pelantikan nasional Srikandi Jaga Desa sekaligus penandatanganan kerja sama ABPEDNAS dan SMSI menjadi langkah penting dalam menguatkan peran perempuan dan media siber sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan desa menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

acara ditutup dengan penyerahan penghargaan, hiburan, dan sesi foto bersama.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.