Padang – Pemerintah Kota Padang dan PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur sepakat mempercepat penataan kawasan pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kerja sama strategis. Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (3/7/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Wali Kota Padang Fadly Amran dan General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur ferrial Dunan Sidabutar. Dalam pembahasan itu, ada dua agenda utama yang menjadi sorotan, yakni pembangunan Maritim Center di kawasan Batang Arau dan optimalisasi Pelabuhan Teluk Bayur untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ferrial mengatakan pembangunan Maritim Center segera dimulai. Menurut dia, seluruh desain bangunan telah rampung dan kini proyek itu memasuki tahap pelelangan.

“Secara desain sudah final. Saat ini kami sedang dalam proses pelelangan. Insya Allah tahun ini mulai kita eksekusi,” ujar Ferrial.

Maritim center tersebut dirancang terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama akan difungsikan sebagai area kedatangan dan keberangkatan penumpang berstandar nasional.Pada lantai kedua, fasilitas kafetaria akan disiapkan untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Adapun lantai ketiga akan menjadi ruang pamer yang menampilkan informasi kemaritiman, sejarah Batang Arau, serta potensi destinasi wisata di Sumatera Barat.

Selain pembangunan fisik, Pelindo juga akan menata kawasan Batang arau secara menyeluruh bersama sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Padang. Penataan itu melibatkan Dinas Perhubungan,Dinas Pariwisata,hingga Dinas PUPR.

Untuk pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur, Ferrial menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Padang.

“Kami akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui kolaborasi dengan BUMD yang dimiliki Pemerintah Kota Padang,” katanya.Fadly Amran menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai penataan kawasan pesisir menjadi bagian penting karena berkaitan langsung dengan pariwisata, perikanan, dan ekonomi masyarakat.

“Kita berharap kawasan Muara Padang dapat berkembang menjadi kawasan dermaga yang representatif sekaligus pusat pengembangan pariwisata, perikanan, dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di sisi barat Kota Padang. Karena itu,kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dan Pelindo sangat penting agar pengembangan kawasan ini dapat berjalan secara terintegrasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas fadly Amran.

Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Sani, perwakilan Dinas Perdagangan, serta jajaran manajemen Pelindo Regional 2 Teluk Bayur.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.