Jakarta – Forum industri teknologi, keuangan, dan pemerintah membahas penguatan keamanan data di era digitalisasi. Acara "Mengelola Kepatuhan & Melindungi Bisnis: Strategi Perkuatan dan Manajemen Risiko UU PDP" diadakan di Ballroom Bursa Efek Indonesia (IDX), Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Hypernet Technologies, Defend IT360, dan IDXSTI menggelar forum Meet Eat Inspire untuk membahas isu krusial ini. President Director IDXSTI, Syafruddin, menekankan perlunya kolaborasi dalam menghadapi tantangan keamanan data. Ia menilai transformasi digital harus diimbangi sistem perlindungan data yang kuat.

CTO Hypernet Technologies dan CEO Defend IT360, Sudino Oei, menyatakan bahwa keamanan data bukan hanya masalah teknologi. "Keamanan data dan kepatuhan terhadap regulasi seperti UU PDP bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga fondasi penting untuk membangun kepercayaan dalam ekosistem digital," ujarnya. Ia menekankan bahwa perusahaan harus melihat keamanan data sebagai investasi jangka panjang.

Diskusi menyoroti perlunya organisasi menyesuaikan strategi keamanan informasi. Regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) menjadi faktor pendorong perubahan. VP of Technology Defend IT360, Rungga Reksya, menjelaskan bahwa organisasi harus proaktif mengidentifikasi potensi ancaman siber. "Ancaman siber terus berkembang, sehingga perusahaan perlu menerapkan pendekatan keamanan yang adaptif dan berkelanjutan," katanya.

Head of IT IDXSTI, David Ciptadi, menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung keamanan data. Para pakar teknologi memaparkan pendekatan untuk memperkuat perlindungan data, termasuk penerapan sistem keamanan berlapis dan pengelolaan risiko yang terstruktur. Selain teknologi, diskusi juga menyoroti aspek regulasi dan tata kelola data. Perusahaan perlu memahami ketentuan terkait perlindungan data pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *