Agam – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Selasa (30/12/2025). Bantuan ini merupakan respons terhadap bencana yang menimpa wilayah tersebut.
Bantuan yang disalurkan meliputi 231 karung beras (10 kg), 231 paket kebutuhan pokok dan kebersihan, serta 8 set kasur lipat lengkap dengan bantal dan selimut. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025.
Tim dosen dan mahasiswa ISI Padangpanjang terjun langsung melaksanakan program ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Ketua tim pelaksana PKM ISI Padangpanjang, Ahmad Bahrudin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian sivitas akademika.
Aparat dan tokoh masyarakat setempat turut serta dalam mendistribusikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat bencana.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran sosial dan memperkuat rasa empati di lapangan. ISI Padangpanjang menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan dukungan dari Kemendiktisaintek.
Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan seni dan budaya, serta aksi kemanusiaan dan pemulihan pascabencana, terutama di wilayah rawan bencana seperti Malalak Timur. Perwakilan masyarakat Jorong Limo Badak, Malalak Timur, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah disalurkan.
Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat dan diharapkan menjadi amal ibadah bagi Kemendiktisaintek dan ISI Padangpanjang.











