Tangerang – PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mempercepat perbaikan di 92 titik kerusakan pada ruas Tol Jakarta-Tangerang untuk kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan difokuskan pada ruas tol mulai dari KM 8 hingga KM 26.

Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati, menyatakan pihaknya telah mengerahkan sejumlah tim pemeliharaan. "Kami terus mengoptimalkan upaya perbaikan melalui pengerahan beberapa tim pemeliharaan yang bekerja secara bertahap di sejumlah titik," kata Widiyatmiko, Sabtu (14/3/2026).

Saat ini, tiga tim rekonstruksi (15 personel per tim), satu tim Scrapping, Filling, and Overlay (SFO) (10 personel), dan enam tim patching (lima personel per tim) diterjunkan. Widiyatmiko menjelaskan curah hujan tinggi dan volume kendaraan berat menjadi tantangan utama.

"Tingginya curah hujan dapat mempengaruhi daya dukung lapisan perkerasan. Sementara tingginya volume kendaraan berat yang melintas, termasuk kendaraan dengan muatan berlebih, memberikan beban berulang pada struktur jalan yang semakin memperparah kerusakan," jelasnya.

Pekerjaan perbaikan permanen seperti rekonstruksi dan SFO akan berlangsung hingga 15 Maret 2026. Penanganan sementara seperti patching akan terus dilakukan selama periode arus mudik dan balik melalui tim sapu lubang.

Sejak 11 Maret 2026, perbaikan telah dilakukan di sejumlah titik, termasuk KM 26+500 s.d. KM 26+400 arah B lajur 2, KM 25+600 s.d. KM 25+300 arah B lajur 3, dan KM 25+100 s.d. KM 25+000 arah B lajur 3.

Titik lainnya yang diperbaiki adalah KM 18+280 arah B lajur 2, KM 11+000 s.d. KM 10+900 arah B lajur 2, KM 12+100 s.d. KM 12+400 arah A lajur 2, KM 21+610 s.d. KM 21+750 arah A lajur 2, KM 25+100 s.d. KM 25+150 arah A lajur 2, dan KM 25+050 s.d. KM 25+400 arah A lajur 3.

Metode patching juga diterapkan di 92 titik yang tersebar di dua arah lalu lintas. "Sebanyak 49 titik pekerjaan berada di Jalur A pada rentang KM 2+100 s.d. KM 26+300, sementara 43 titik lainnya berada di Jalur B pada rentang KM 1+700 s.d. KM 23+150. Pekerjaan dilaksanakan dengan waktu pelaksanaan pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB guna meminimalkan potensi gangguan terhadap arus lalu lintas," pungkas Widiyatmiko.

Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan memastikan perbaikan akan terus dilakukan bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *