Pesisir selatan – Kapal payang 01 Dirgahayu yang mengangkut sekitar 10 ton ikan terbalik dua kali setelah mengalami mati mesin saat memasuki muara Amping Parak,Kecamatan Sutera,Kabupaten Pesisir Selatan,Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam insiden itu, 10 anak buah kapal berhasil selamat, sementara satu kru bernama Iral, 35 tahun, warga Koto Tarok, Kenagarian Amping Parak, meninggal dunia.

Peristiwa bermula ketika kapal berupaya melewati ombak besar menuju muara.Namun, dua mesin kapal mendadak mati sehingga kapal kehilangan kendali dan dihantam gelombang di perairan setempat.

Seluruh ABK sempat tercebur ke laut saat kapal terbalik. Sebagian besar berhasil menyelamatkan diri, tetapi Iral tidak tertolong.

Adapun 10 ABK lain yang selamat yakni Edi, Dendi, Ateng, Andre, Buyuang, Tiu, Dirga, Ales, Apis, dan iwan.

Kabar insiden itu segera menyebar ke warga sekitar, keluarga ABK, dan nelayan setempat. Mereka kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian bersamaan dengan kedatangan tim Basarnas Painan dan SAR BPBD Pesisir Selatan.

kepala Pos basarnas Painan, wahyu, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, begitu laporan diterima, petugas langsung dikerahkan ke titik lokasi.

“Tim gabungan akhirnya sekitar pukul 15.46 WIB berhasil mendapatkan korban terapung di pintu muaro dalam posisi mengapung,” kata Wahyu.

Setibanya di lokasi, tim gabungan bersama masyarakat dan nelayan langsung menyisir area awal kapal mengalami mati mesin. Pencarian kemudian membuahkan hasil dengan ditemukannya korban sekitar pukul 15.46 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *