Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merampungkan empat inisiatif strategis untuk memperkuat pasar modal Indonesia. Langkah ini merupakan respons terhadap masukan investor dan penyedia indeks global untuk meningkatkan standar dan kepercayaan pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa seluruh program telah terealisasi sesuai jadwal pada Maret 2026.

"Fokus reaksi cepat dan awal kami difokuskan kembali pada empat inisiatif utama untuk merespons catatan dan permintaan dari indeks provider global maupun para investor," ujar Hasan di Kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis, 2 April 2026.

Empat inisiatif strategis tersebut meliputi keterbukaan data kepemilikan saham, pengawasan risiko kons.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *