Padang – Krisis air bersih melanda Kecamatan Pauh dan Kuranji, Kota Padang, akibat kekeringan. Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengatasi masalah ini dengan mengerahkan tim gabungan untuk menyuplai air bersih ke wilayah terdampak.
Tim gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, TNI, Polri, Baznas, BUMN, BUMD, PMI, Pramuka Peduli, Ormas, relawan, serta perangkat kelurahan dan masyarakat setempat.
Pendistribusian air bersih dilakukan bertahap dan merata menggunakan armada tangki air yang dikerahkan setiap hari dengan koordinasi lintas sektor ke berbagai titik lokasi krisis air.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengapresiasi dukungan penuh dari PDAM Kota Padang. "Kami mendapatkan dukungan penuh dari PDAM Kota Padang untuk bisa mengambil air di lokasi PDAM terdekat, sehingga proses pengisian armada dapat berjalan lebih cepat dan lancar," ujar Hendri, Kamis (29/1/2026).
Hendri menambahkan, keterlibatan banyak unsur dalam tim gabungan sangat membantu pemerataan distribusi air bersih. Pemerintah Kota Padang akan terus memantau kondisi lapangan dan melakukan pendistribusian air bersih hingga situasi kembali normal.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan melaporkan kepada pihak kelurahan atau BPBD apabila masih terdapat wilayah yang membutuhkan suplai air bersih.










