Payakumbuh – dua pemuda asal Payakumbuh, Sumatera Barat, Arik Alfiki dan Aditia Alfiki, ukir prestasi dunia di bidang keamanan siber. Keduanya belajar otodidak dari rumah sederhana di kawasan Pasar Tradisional Ibuh.
Aditia Alfiki baru-baru ini tercantum dalam laman Security researcher Acknowledgment milik Apple Inc. setelah menemukan celah keamanan pada sistem perusahaan teknologi raksasa tersebut.
selain Apple, Aditia juga menemukan kerentanan serupa di sejumlah institusi bergengsi dunia seperti NASA, Harvard University, UNESCO, Vidio.com, dan Paragon Corp (Wardah).
Arik Alfiki, sang kakak, lebih dulu dikenal publik pada tahun 2019 setelah menemukan celah keamanan pada sistem Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Saat ini,arik berkarier di industri teknologi informasi nasional dan terlibat dalam pengembangan sistem keamanan digital di sejumlah perusahaan besar di Jakarta.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan apresiasi atas pencapaian gemilang dua pemuda tersebut. Ia menyebut prestasi mereka sebagai inspirasi bagi generasi muda Payakumbuh.
“Saya bangga dan terharu melihat pencapaian mereka. Dari rumah di Pasar Ibuh, dua anak muda ini berhasil menembus batas dan diakui oleh Apple maupun NASA,” ujar Zulmaeta, Jumat (07/11/2025).
Zulmaeta berharap keberhasilan Arik dan Aditia dapat memicu semangat generasi muda Payakumbuh untuk terus berprestasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengembangkan diri.
Ayah kedua pemuda tersebut, Dedi Hendri, mengaku bangga atas keberhasilan anak-anaknya. Ia menilai kerja keras dan ketekunan mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi.











