Solo – Pemerintah menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, sebagai upaya antisipasi lonjakan harga.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah terus memantau dan memperkuat stok komoditas utama seperti beras, ayam, telur, dan ikan.

"Alhamdulillah, Natal dan tahun baru kemarin stok terjamin, harga stabil," kata Zulkifli Hasan saat meninjau pasar murah di Solo, Jumat (2/1/2026).

Menurut Zulkifli Hasan, kunci utama menjaga stabilitas harga adalah kelancaran distribusi dan ketersediaan stok di berbagai daerah. Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi melalui pasar murah jika terjadi kenaikan harga. "Kalau naik sedikit, kita bikin pasar murah," ujarnya.

Wali Kota Solo Respati Ardi menjelaskan stabilisasi harga pangan dilakukan melalui kerja terpadu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). TPID secara rutin melakukan intervensi pasar setiap pekan, terutama di pasar-pasar induk seperti Pasar Legi.

Selain itu, pasar murah juga digelar di sejumlah titik oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispangtan) Kota Solo. "Ini bukan hanya kerja pemerintah kota, tapi koordinasi keseluruhan, termasuk intervensi dari provinsi dan kementerian," jelas Respati.

Fokus utama pengendalian inflasi adalah barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), termasuk beras. Untuk komoditas pendamping seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai, pemerintah daerah melakukan intervensi rantai distribusi agar harga tetap terkendali.

Respati juga menegaskan pengawasan terhadap potensi penimbunan barang. Pemerintah Kota Solo membuka saluran pengaduan masyarakat dan bekerja sama dengan TNI serta Polri melalui satuan tugas khusus.

"Kalau ada penimbun atau tengkulak yang memainkan harga dan terbukti, langsung kami eksekusi," tegasnya.

Selain intervensi pemerintah, Respati mengapresiasi peran filantropi dan pembagian sembako oleh berbagai yayasan yang turut membantu menekan inflasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *