Padang – Pemerintah Kota Padang tengah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalur evakuasi baru untuk mitigasi bencana sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Padang Utara.

Proyek strategis ini menghubungkan Jalan Belanti Raya di Lolong menuju Jalan Khatib Sulaiman tepat di depan Rumah Sakit Hermina.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan bahwa kehadiran jalan tembus sepanjang 400 meter dengan lebar 20 meter ini merupakan upaya pemerintah dalam mempermudah mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Semoga dengan adanya jalan tembus dari Lolong Belanti ini menuju Khatib Sulaiman bisa mempermudah mobilitas warga Kota Padang dan secara tidak langsung bisa mengurai kemacetan di beberapa titik,” ungkap Fadly.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, merinci bahwa proyek tersebut kini telah memasuki tahap perkerasan jalan.

Selain pembukaan badan jalan, pembangunan juga mencakup sistem drainase sebagai infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, saat ini pembangunan jalan di kawasan Lolong Belanti sudah mulai berjalan. Selain pembangunan jalan, juga dilaksanakan pekerjaan drainase sebagai bangunan penunjang,” jelas Malvi.

Malvi menambahkan, jalur ini dirancang sebagai akses alternatif evakuasi yang krusial bagi warga Padang jika terjadi kondisi darurat bencana.

“Kami berharap jalan ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar maupun masyarakat secara luas, sekaligus mendukung tersedianya akses alternatif untuk evakuasi,” tambahnya.

Pihak Dinas PUPR menargetkan seluruh pengerjaan rampung pada minggu kedua Desember 2026, meski diupayakan selesai lebih cepat.

Pemerintah Kota Padang turut memohon maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas selama masa konstruksi berlangsung.

Dinas PUPR mengharapkan partisipasi dan dukungan warga agar seluruh tahapan proyek dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *