Lubuk Sikaping – Kreativitas generasi muda mewarnai puncak peringatan hari jadi Kabupaten Pasaman ke-81 di GOR Tuanku Rao, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman, Welly Suhery, memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada para pelajar pemenang lomba esay.

Selain penyerahan hadiah, momentum hari jadi daerah ini juga menjadi ajang peluncuran buku antologi yang menghimpun karya tulis para pelajar.

Ketua SMSI Kabupaten Pasaman sekaligus inspirator Pers Bersatu Tuah Saiyo (PBTS), Muhammad Doni, S.H., M.H., menyerahkan langsung buku antologi tersebut kepada Bupati Welly Suhery di atas panggung utama.

Bupati Welly Suhery menilai, keterlibatan aktif pelajar dalam kegiatan literasi merupakan langkah krusial dalam membentuk generasi yang kritis dan berwawasan luas.

Menurutnya, di tengah tantangan era digital, kemampuan menuangkan gagasan ke dalam tulisan menjadi aset penting bagi masa depan daerah.

Buku antologi yang diterbitkan menjadi dokumentasi berharga atas pemikiran generasi muda Pasaman yang dituangkan secara terarah.

Muhammad Doni, S.H., M.H., menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kerja fisik, tetapi juga membutuhkan gagasan cemerlang dari generasi penerus.

“Sebab, Pasaman Bangkit, maju, dan berkelanjutan bukan hanya dibangun dengan kerja hari ini, melainkan juga dengan gagasan cemerlang, budaya literasi kuat, serta generasi muda berani meninggalkan jejak melalui karya tulis. Lterasi ini bermanfaat buat masyarakat,” ujar Ketua SMSI sebagai Inspirator kegiatan lomba karya tulis.

PBTS selaku penyelenggara berharap semangat literasi ini tidak berhenti pada perayaan hari jadi saja, melainkan terus berlanjut di lingkungan sekolah.

Langkah ini menjadi upaya nyata untuk mencetak penulis-penulis muda yang mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pasaman ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *