Aceh – Pertamina memulihkan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh pasca banjir Sumatera. Dari total 156 SPBU, 151 di antaranya telah beroperasi normal.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan kendala operasional sebelumnya disebabkan akses terbatas akibat banjir.

"Kenapa masih ada yang belum? Karena memang akses ke sana masih terbatas," ujar Arya dalam konferensi pers di kantor BNPB, Jumat (9/1/2026).

Pertamina mengalihkan pasokan BBM ke SPBU terdekat yang beroperasi untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Akses dari Integrated Terminal Lhokseumawe menuju Aceh Utara, Bireun, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie, Kuta Blang, dan Meureudu sudah dapat dilalui, meski terbatas.

Suplai BBM diangkut menggunakan armada berkapasitas maksimal 8 ribu liter. Selain itu, 11 SPBE dan 131 agen LPG di Aceh beroperasi 100 persen.

Arya menyampaikan operasional SPBU di Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah berjalan normal.

Di Sumatera Utara, 406 SPBU, 46 SPBE, dan 383 agen LPG telah beroperasi penuh. Sementara di Sumatera Barat, 147 SPBU, 14 SPBE, dan 172 agen LPG juga beroperasi 100 persen.

Sebelumnya, banjir Sumatera berdampak pada 28 SPBU, 94 agen gas LPG, dan 9 SPBE di Aceh. Di Sumatera Utara, 63 SPBU, 84 agen gas LPG, dan 5 SPBE juga terdampak. Sumatera Barat tidak mengalami dampak pada SPBU, agen LPG, maupun SPBE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *