Padang – Polresta Padang menangkap lima orang terkait tawuran yang menewaskan seorang pelajar. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif.

empat dari lima tersangka diketahui putus sekolah. Mereka diduga kuat terlibat pengeroyokan yang menyebabkan Wahyu Andri Pratama (18) meninggal dunia.

Tawuran maut ini terjadi pada sabtu (14/9/2025) dini hari di Simpang Ketaping,by pass Kota Padang. Korban menderita luka berat akibat serangan tersebut.

“Para pelaku masih dalam pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing,” ujar anggota Satreskrim Polresta Padang.

Polisi juga memburu pelaku lain yang diduga terlibat tawuran. Aksi kekerasan ini sempat viral di media sosial.

Tawuran melibatkan kelompok Mexicko dari Khatib Sulaiman dan Aia Pacah, melawan kelompok BST (Barat selatan Timur).

Korban sempat dilarikan ke RS Siti Rahmah,namun nyawanya tidak tertolong. wahyu mengalami luka serius di kepala, punggung, tangan, dan kaki.

Polisi mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *