Jakarta – Harapan baru bagi persepakbolaan nasional muncul seiring dengan perombakan susunan pengurus Komite Wasit Indonesia oleh PSSI.
Penasihat Semen Padang FC,Andre Rosiade,mengungkapkan bahwa perubahan ini merupakan respons atas tuntutan yang disuarakan dalam kongres PSSI.
Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, menyampaikan apresiasinya melalui tulisan beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah Komite Wasit PSSI Dirombak dan Diganti.Terima kasih pak Erick Thohir yang telah memenuhi tuntutan kami mengenai pergantian anggota Komite wasit,” tulisnya.
Sebelumnya, posisi Ketua Komite Wasit sempat diemban oleh Erick Thohir.
Namun, Erick kemudian mengundurkan diri dan tongkat kepemimpinan kini beralih kepada Yoshimi Ogawa, seorang tokoh sepak bola asal Jepang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua komite Wasit.
Saat ini, susunan Komite Wasit terdiri dari Yoshi Ogawa sebagai ketua, Prataph Sing sebagai wakil ketua, serta Agus Haryono dan Riswanda sebagai anggota.
Andre menilai komposisi baru ini diharapkan mampu menjaga netralitas wasit dalam setiap pertandingan Liga Indonesia musim depan, mengingat banyaknya sorotan terhadap dugaan ketidaknetralan wasit pada musim sebelumnya.
“Kita semua berharap, dengan Komite Wasit yang baru ini, kepemimpinan wasit di Liga 1 lebih baik. Agar kompetisi yang kita harapkan berjalan baik ini benar-benar bisa terwujud. Jika wasit netral dan baik,maka permainan akan lebih baik lagi. Bukan lagi siapa menang siapa kalah,” katanya.
Sebelumnya,Andre Rosiade telah meminta Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk tidak ragu dalam menindak tegas praktik mafia dan bandit sepak bola di Liga Indonesia.
Andre juga mendesak Erick untuk melakukan perbaikan pada Komisi Disiplin (Komdis) dan Komite Wasit Liga Indonesia.
Permintaan tersebut disampaikan Andre saat Kongres Biasa PSSI di Jakarta pada Kamis (5/6).
Andre menilai bahwa Erick Thohir memiliki rekam jejak yang terbukti dalam memperbaiki BUMN, dan saat ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi PSSI dan Liga Indonesia.
“Dalam kesempatan kongres ini, saya ingin bicara terbuka bahwa Bapak harus ke depan melakukan perubahan lebih mendasar. Bapak jangan lagi terlalu mempertimbangkan tim sukses masa lalu tapi pertimbangkanlah perbaikan sepakbola Indonesia secara lebih mendasar,” kata Andre.
Andre juga menekankan bahwa Erick Thohir tidak perlu ragu untuk membersihkan PSSI dari praktik mafia dan bandit sepak bola.
Ia mengungkapkan bahwa tim-tim di seluruh kasta Liga Indonesia telah menginvestasikan dana yang tidak sedikit.
“Untuk itu, Bapak, kami dalam kesempatan kongres ini meminta Pak Erick untuk tidak ragu-ragu pembersihan dan pembenahan. Bapak bisa lihat klub-klub ini, Liga 1 dan Liga 2, ini investasi puluhan miliar, bahkan ada ratusan miliar, Pak Erick, dalam setahun. Tapi, dalam perjalanan, sering sekali permainan-permainan dilakukan,” sebut Andre.
Ketua DPD Gerindra Sumbar itu meminta Erick Thohir untuk tegas membersihkan sepakbola Indonesia dari mafia dan bandit, serta meyakinkan Erick bahwa ia didukung oleh tim-tim liga.
“Untuk itu,Pak Erick,dalam kesempatan kongres ini,saya meminta secara tegas,Pak Erick. yang pertama, saya minta Pak Erick melakukan pergantian seluruh anggota komdis yang ada di PSSI, ganti orangnya semua.Bapak cari figur-figur yang berintegritas,” sebutnya.
Andre menambahkan, Erick juga diminta untuk secara terbuka melakukan perubahan pada Komite Wasit.
“Pak Erick tetap sebagai ketua Komite Wasit, Ogawa tetap sebagai anggota Komite Wasit. Tapi di bawah pak Erick dan Ogawa, ganti semuanya,” ujarnya.











