Padang – Guna mempererat tali silaturahmi antar anggota, Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Wanita Pesisir Selatan (DPW PWPS) Provinsi Sumatera Barat mengadakan darmawisata berkonsep healing dan edukasi ke kota Pakanbaru, Riau, pada Jumat hingga minggu (11-13/7/2025). Kegiatan ini menjadi program baru bagi perkumpulan wanita perantauan Pesisir Selatan tersebut.

Ketua Umum DPW PWPS, Dr. Wiwik marlis Rahman, memimpin langsung rombongan yang terdiri dari anggota dan pengurus DPW PWPS. Kehadiran Wiwik menjadi keistimewaan tersendiri bagi peserta darmawisata.

Turut serta dalam rombongan, Dewan Pembina Nurita Budi Syukur, Wartawati Nasrul Abit, serta sejumlah pengurus dan anggota lainnya.

Wiwik Marlis Rahman menjelaskan bahwa darmawisata ini tidak hanya sebagai ajang rekreasi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antar anggota. “Melalui darmawisata berkonsep healing dan edukasi, kami selain melakukan aktivitas bersama yang dapat membantu memperkuat dan menciptakan kenangan yang positif,” ujarnya saat menjawab pertanyaan wartawan, Sabtu (12/7/2025).

Wiwik menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki hubungan emosional dan fisik, serta meningkatkan keakraban sesama pengurus dan anggota. “Dan tak kalah pentingnya melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pengayaan edukasi budaya dan membantu kami memperkaya pengetahuan tentang budaya sendiri dan budaya lain,” imbuhnya.

Sekretaris umum PWPS, Etnaleli, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah silaturahim. “Besar harapan kami kegiatan yang diikuti sebanyak 66 orang yang ikut dalam program ini dapat meningkatkan jalinan silaturahim sakampuang raso badunsanak, yang membentang dari bateh sampai selatan tergabung dalam wadah DPW PWPS,” ungkapnya.

Selain kota Pakanbaru, rombongan juga mengunjungi Siak sri Indrapura, Kabupaten Siak, yang merupakan bekas pusat Kesultanan Siak Sri Indrapura. “Siak juga terkenal dengan Sungai Siak yang merupakan sungai terdalam di Indonesia. Nah melalui lawatan kami ke Siak, kami mendapatkan pengayaan edukasi budaya dapat membantu meningkatkan kesadaran budaya dan memperkaya pengalaman budaya,” pungkas Etnaleli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *