Padang – Hajatan adat Minangkabau,Malewakan Gala sako Suku Koto Belanti,akan digelar untuk Dr. dr. Rahyussalim, Sp.OT(K)., Subsp.O.T.B. dengan gelar Datuak Bagindo Nan Kuniang. Acara ini diprediksi akan menarik perhatian tokoh nasional.

Acara penobatan gelar sako adat ini akan menjadi magnet bagi tokoh nasional, terutama dari kalangan militer dan akademisi.

Acara akan berlangsung Sabtu (22/11/2025) di Medan Nan Balinduang,Kantor LKAAM Provinsi Sumbar,Komplek Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi,Kota Padang.

Gubernur Mahyeldi Dt.Marajo, Ketua LKAAM Sumbar Prof Fauzi Bahar Dt. Sati, Forkopimda, Rektor, dan tokoh masyarakat dijadwalkan hadir.

Sejumlah Menteri Kabinet merah Putih hingga perwira tinggi TNI/Polri dari Jakarta juga diundang.

ketua Panitia Penyelenggara, Arfa Kasni MS, SP.,MMP Datuak Tumangguang, berharap kehadiran seluruh undangan.

Arfa Kasni Datuak Tumangguang menambahkan, acara ini istimewa karena sosok yang dilewakan gelar adatnya adalah seorang perwira dan dokter ahli.Daftar undangan memuat nama-nama besar seperti Jenderal Polisi (Purn) Prof. dr. budi Gunawan dan Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir.Sakti Wahyu Trenggono, MM.,IPU, juga terdaftar sebagai tamu kehormatan.

Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI mohamad Hasan dan Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Madya TNI Edwin juga masuk daftar undangan.

Acara ini juga menarik perhatian komunitas medis dan akademik.Dekan Fakultas Kedokteran Universitas indonesia (FKUI) Prof. dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, serta para Guru Besar FKUI dan pimpinan organisasi bedah Orthopaedi seperti Presiden PABOI, Prof.Dr.dr.Ismail Hadisoebroto Dilogo, turut diundang.Acara akan berlangsung pukul 08.00 WIB hingga 13.30 WIB, diisi dengan prosesi adat.

Pemasangan keris akan dilakukan oleh Ketua Umum LKAAM Sumbar Prof. Dr. H. Fauzi Bahar dt. Sati, dan penyerahan tongkat oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi dt. Marajo.

Arfa Kasni Datuak Tumangguang menuturkan, lokasi acara yang berada di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad khatib al-minangkabawi menjadi daya tarik tersendiri.Acara malewakan gelar adat Datuak Penghulu Kaum suku Koto,Balanti-Padang ini diharapkan menjadi simbol persatuan antara adat dan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *