Denpasar – Solidaritas perantau asal Lengayang, Pesisir Selatan, di Bali semakin menguat seiring peringatan Milad ke-12 Ikatan Keluarga Wilayah Lengayang (Ikwal) Bali.
Perayaan yang mengusung tema “Merangkul Perbedaan, Merayakan Kebersamaan” tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus mempererat silaturahmi ratusan warga perantau di Pulau Dewata.
Ketua Ikwal Bali, Nanda Kampai, mengungkapkan rasa bangga atas tingginya antusiasme warga yang hadir dalam acara tersebut.
Ia menyebut bahwa momen ulang tahun organisasi ini menjadi sarana penting untuk memupuk persaudaraan dan memberikan motivasi bagi sesama perantau.
“Sebagai Ketua Ikwal Bali, saya merasa bangga dan bersyukur atas antusiasme dan kehadiran semua dunsanak Rang Lengayang yang hadir di sini,” ujar Nanda pada Minggu (18/10/2026).
Nanda menjelaskan, tema tahun ini dipilih sebagai refleksi perjalanan 12 tahun organisasi dalam menjaga kekompakan di tanah rantau.
Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dipelihara agar Ikwal Bali mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Tema ini kami pilih sebagai bentuk refleksi atas perjalanan organisasi kita sejauh ini, sekaligus pemantik semangat baru untuk terus berkontribusi, menjaga kekompakan, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” lanjutnya.
Kehadiran sejumlah tokoh penting perantau Minang, termasuk Ketua Ikwal Jakarta H. Darmayandi dan jajaran pengurus organisasi kedaerahan lainnya, menambah khidmat suasana.
H. Darmayandi bahkan memuji soliditas Ikwal Bali yang dinilai mampu menjaga persatuan di tengah perbedaan.
“Ikwal Bali luar biasa kompak. Merangkul perbedaan dan merayakan kebersamaan itu kunci kita di rantau. Tetap solid, jaga silaturahmi, dan jangan lupa kampung halaman,” tutur H. Darmayandi.
Rangkaian perayaan Milad ke-12 ini ditutup dengan kegiatan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta sesi ramah tamah antarkeluarga besar Ikwal Bali.











