Pasaman Barat – Luapan Sungai Batang Simpang Godang menelan korban jiwa seorang anak perempuan berusia tujuh tahun di Nagari Ranah Malintang, Kecamatan Sungai Aur, pada Senin (12/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Satu anak lainnya berhasil selamat dari peristiwa tersebut.

Kepala Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, Kuria Sakti, menjelaskan bahwa luapan sungai terjadi secara tiba-tiba. "Kejadian tersebut terjadi secara mendadak meski tidak ada hujan di wilayah setempat," ungkap Kuria Sakti.

Dua anak perempuan, Nurul Najmi dan Aisyah, dilaporkan sedang mandi di sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat drastis dan menyeret mereka. Aisyah berhasil diselamatkan, namun Nurul Najmi ditemukan meninggal dunia.

Korban meninggal, Nurul Najmi (7), adalah anak dari pasangan Jennita dan Poso, penjaga SD Simpang Godang. Aisyah, korban selamat, adalah anak dari Tonang.

BPBD Pasaman Barat mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar sungai. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi luapan air mendadak, bahkan saat cuaca cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *