Jakarta – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) memperkuat digitalisasi nasional, terutama di daerah terpencil, melalui pengelolaan satelit. Anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) ini berfokus pada infrastruktur satelit yang krusial.
Telkomsat saat ini mengoperasikan lima satelit Geostationary Earth Orbit (GEO) dan menjajaki konstelasi satelit Low Earth Orbit (LEO) untuk memperluas jangkauan layanan di Indonesia dan Asia.
Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menegaskan bahwa satelit tetap menjadi kunci arsitektur jaringan nasional. "Konektivitas satelit sangat penting, terutama untuk wilayah terpencil dan kebutuhan strategis negara," ujarnya.
Satelit buatan dengan teknologi canggih mendukung komunikasi maritim, pertanian, manajemen bencana, pertahanan, dan keamanan nasional. Bagi Indonesia, negara kepulauan dengan 17.000 pulau dan luas 6,4 juta kilometer persegi, satelit adalah kebutuhan strategis.
Kebutuhan strategis itu meliputi pemerataan konektivitas, kedaulatan data, dan ketahanan sistem informasi. Telkomsat terus berinovasi dengan layanan seperti IoT dan Earth Observation (EO) untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan masa depan.
Teknologi satelit kini menjadi fondasi strategis bagi ekosistem digital nasional di era transformasi digital global. Ribuan satelit dengan berbagai fungsi mengorbit bumi, meliputi penyiaran televisi, navigasi, komunikasi, hingga prakiraan cuaca.










