Jakarta – WhizHack Technologies memulai operasinya di Indonesia dengan fokus memperkuat keamanan siber melalui kolaborasi dengan para pemimpin, mitra, dan lembaga lokal. Abhijit Das, Co-Founder dan Managing Director WhizHack Technologies, menegaskan kehadiran mereka di Indonesia adalah awal pertukaran ide untuk pengamanan ekosistem komprehensif.
"Kami ingin memulai perjalanan dengan sebuah pertukaran ide tentang pengamanan ekosistem yang lengkap bersama para pemimpin yang berkaitan dengan risiko ketahanan siber setiap hari," kata Abhijit, Rabu (4/2/2026). WhizHack menyoroti risiko serius akibat pemisahan tradisional antara keamanan IT dan OT (Operational Technology).
Terutama dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi manufaktur cerdas, infrastruktur terhubung, dan operasi berbasis data. Untuk mengatasi hal ini, WhizHack memperkenalkan Integrated Cyber Security Platform ZeroHack XDR Suite. Platform ini dirancang untuk membantu organisasi beralih dari alat yang terfragmentasi menuju strategi keamanan terpadu.
ZeroHack XDR Suite bertujuan mengamankan sistem pemerintah, perusahaan, dan operasi industri. Selain teknologi, WhizHack juga menekankan pentingnya pelatihan berbasis cyber range. Melalui pelatihan ini, tim IT dapat mempraktikkan keterampilan ofensif dan defensif dalam lingkungan yang aman dan terkontrol.
"Teknologi sangat penting, tetapi manusia adalah tulang punggung sejati dari ketahanan siber. Ketika tim dilatih, diuji, dan diberdayakan maka perusahaan merespons lebih cepat dengan biaya terendah," pungkas Abhijit Das.










