Padang – Universitas andalas (Unand) mengembangkan objek ekowisata ikan hias di Kampung Sungkai, Kota Padang. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan potensi wisata dan edukasi di daerah tersebut.

Pengembangan ekowisata ini berlokasi di Sungkai Green Park (ESGP), hasil kolaborasi antara Unand dan P4S Sungkai Permai.

ESGP telah memiliki beragam kegiatan, seperti budidaya sayuran organik, pengolahan teh daun sungkai, dan bumi perkemahan.

Pada tahun 2025, ESGP akan menambah lima kolam ikan hias berkonsep alami. Kolam-kolam ini akan diisi dengan 27 jenis ikan hias dari Indonesia dan mancanegara.

Selain menjadi daya tarik wisata, objek ini juga berfungsi sebagai sarana eduwisata.

Anak-anak sekolah akan mendapatkan edukasi tentang berbagai jenis ikan dan habitat aslinya.ESGP juga menyiapkan Manual layanan Edukasi Aneka Ikan Hias.

Fasilitas ini juga akan menjadi wahana praktikum lapangan bagi mahasiswa.

Rektor Universitas andalas dijadwalkan meresmikan objek ekowisata ini pada Oktober atau November 2025.

Kampung Sungkai memiliki potensi alam yang besar dengan sungai, sawah, kebun, dan hutan. Mayoritas masyarakat setempat bekerja di sektor pertanian.

Program pengembangan ekowisata ini merupakan bagian dari program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *